KOLANA – Komitmen untuk memberdayakan ekonomi kreatif masyarakat pesisir terus ditunjukkan oleh Ernes Thefriantho Mokoni, S.Sos. Dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kolana, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Alor sekaligus Ketua Fraksi PKB ini secara simbolis mendistribusikan bantuan benang kepada sejumlah kelompok penenun lokal. Langkah ini diambil sebagai respons cepat Ernes Mokoni terhadap aspirasi para pengrajin tenun ikat yang selama ini terkendala oleh tingginya biaya bahan baku.
Bagi Ernes Mokoni, tenun ikat bukan sekadar produk kerajinan, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan serius. Beliau menegaskan bahwa bantuan benang ini merupakan stimulus awal agar para ibu-ibu penenun di Kolana tetap produktif dan mampu menghasilkan kain berkualitas yang memiliki daya saing di pasar. Ernes juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan kelompok agar akses terhadap bantuan pemerintah daerah dapat terserap dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam dialognya bersama warga, Ernes Mokoni menyampaikan bahwa sektor UMKM, khususnya kerajinan tangan, merupakan salah satu pilar penting yang masuk dalam pengawasan Komisi 3. Beliau berjanji akan terus memperjuangkan alokasi anggaran yang berpihak pada pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya. Menurutnya, dengan ketersediaan bahan baku yang memadai, para penenun di Kolana diharapkan tidak lagi mengalami hambatan dalam proses produksi sehingga kesejahteraan keluarga dapat meningkat.
Penyerahan bantuan ini disambut antusias oleh para anggota kelompok penenun. Mereka menilai kehadiran Ernes Mokoni di tengah-tengah mereka memberikan angin segar dan bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput benar-benar didengar dan diperjuangkan di tingkat legislatif. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan semangat kerja masyarakat inilah yang diharapkan Ernes Mokoni dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan ekonomi di Kabupaten Alor.

